Kamis, 22 September 2011 06:15 WIB
Pada penutupan perdagangan di bursa saham AS dini hari tadi terjadi penurunan yang cukup signifikan (22/09). Bursa saham melemah dan mengakibatkan indeks S&P 500 mengalami penurunan harian terbesar dalam satu bulan belakangan. Lesunya bursa saham didorong oleh pengumuman Fed untuk membeli 400 miliar dolar obligasi pemerintah jangka panjang dalam upaya memberikan stimulus tambahan bagi ekonomi.
Saham Caterpillar Inc. dan Dow Chemical Co. mengalami penurunan lebih dari 5% menjadi pimpinan penurunan di antara saham-saham perusahaan yang memiliki keterkaitan tinggi dengan situasi ekonomi. Saham keuangan mengalami penurunan sebesar 4.9% seiring dengan penurunan rating Bank of America, Citigroup dan Wells Fargo oleh Moody’s.
Indeks S&P 500 membukukan penurunan sebesar 2.9% dan ditutup pada posisi 1166.76 poin pada akhir perdagangan dini hari tadi. Indeks ini telah mengalami penurunan sebesar 4.1% selama tiga sesi perdagangan. Sementara itu indeks Dow Jones mengalami penurunan sebesar 283.82 poin (2.5%) dan berakhir pada posisi 11124.84 poin.
Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting memperkirakan bahwa pergerakan bursa saham AS masih cenderung dipengaruhi oleh kondisi keuangan global, terutama sekali situasi ekonomi di AS dan Eropa. Untuk hari ini pergerakan di bursa saham Asia cenderung akan mengalami penurunan seiring dengan melemahnya bursa saham Wall Street.
No comments:
Post a Comment