Kamis, 22 September 2011 09:44 WIB
Pada perdagangan di bursa Korea Selatan pagi hari ini terjadi penurunan yang cukup tajam (22/09). Bursa Korea Selatan melemah seiring arahan wall street.
The Fed dini hari tadi mengumumkan rencana pembelian obligasi pemerintah jangka panjang sebesar US$ 400 miliar untuk membangkitkan ekonomi AS. Namun selain menyatakan rencana stimulus, The Fed juga menyatakan bahwa outlook ekonomi Amerika Serikat masih berisiko untuk memburuk kedepannya.
Indeks spot Kospi tampak mengalami penurunan sebesar 55.85 poin (3.0%) dan berada pada posisi 1798.43 poin. Sedangkan indeks berjangka Kospi 200 untuk kontrak bulan berkelanjutan dibuka anjlok 670 poin pada posisi 234.10 dan tampak masih bergerak turun hingga mencapai posisi 230.85.
Saham-saham di bursa Korea Selatan cenderung mengalami penurunan. Doosan mengalami penurunan sebesar 4000 won ke posisi 135000 won. Kia Motor membukukan penurunan sebesar 1500 won menjadi 70700 won.
Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting memperkirakan bahwa pergerakan bursa Korea Selatan pada hari ini akan cenderung rawan melemah lebih lanjut. Indeks berjangka Kospi 200 diperkirakan akan menemukan level support pada kisaran 228.25 dan resistance pada kisaran 238.00
No comments:
Post a Comment