Jumat, 04 November 2011 07:21 WIB
(Vibiznews – Index) – Pada perdagangan di bursa saham Jepang pagi hari ini terjadi kenaikan yang signifikan (04/11). Bursa Jepang rally menyusul dua hari kenaikan yang terjadi di bursa Wall Street. Kenaikan di bursa saham global terjadi setelah ECB menurunkan suku bunga acuan dalam rangka pelonggaran moneter. Sementara itu Yunani yang mendapatkan tekanan dari berbagai pihak diperkirakan tidak akan jadi melanjutkan rencana referendum.
Indeks spot Nikkei tampak membukukan kenaikan sebesar 115.2 poin (1.33%) dan berada pada posisi 8755.62 poin. Topix mengalami kenaikan sebesar 8.86 poin (1.2%) di posisi 747.44 poin. Indeks berjangka Nikkei 225 untuk kontrak bulan Desember tampak mengalami kenaikan dan dibuka pada posisi 8780 poin. Nikkei pagi ini mengalami peningkatan sebesar 115 poin. Indeks saat ini tampak masih bergerak cenderung stabil.
Saham-saham di bursa Jepang membukukan kenaikan yang solid. Saham Toyota bergerak naik sebesar 33 yen menjadi 2538 yen. Nissan berangkat menguat 22 yen menjadi 723 yen. Softbank terangkat menjadi 2547 yen dengan kenaikan sebesar 26 yen. Canon terpantau mengalami peningkatan sebesar 35 yen dan berada pada posisi 3575 yen.
Lihat Analisis Vibiz Research
Thursday, November 3, 2011
Wall Street Lanjut Menguat; Yunani Diperkirakan Akan Batal Referendum
Jumat, 04 November 2011 05:48 WIB
(Vibiznews - Index) - Pada penutupan perdagangan di bursa Wall Street dini hari tadi terjadi kenaikan yang signifikan (03/11). Bursa saham kembali mengalami kenaikan selama dua hari berturut-turut setelah ECB menurunkan suku bunga acuannya. Sementara itu Yunani diperkirakan tidak akan jadi mengadakan referendum dan akan menerima bantuan dari Uni Eropa.
Qualcomm Inc. mengalami kenaikan sebesar 7.5% setelah perusahaan memproyeksikan bahwa kenaikan penjualan akan lebih besar dari estimasi. Kraft Foods Inc. mengalami peningkatan harga saham sebesar 3.3% setelah menaikkan proyeksi penerimaannya. Estee Lauder mengalami kenaikan tajam sebesar 18%.
Indeks saham S&P 500 mengalami kenaikan sebesar 1.9% dan berakhir pada posisi 1261.15 poin. Selama dua hari perdagangan indeks ini mengalami kenaikan yang cukup baik yaitu sebesar 3.5%. Sementara itu indeks Dow Jones mengalami kenaikan sebesar 208.43 poin (1.8%) dan ditutup pada posisi 12044.47 poin.
Lihat Analisis Vibiz Research
(Vibiznews - Index) - Pada penutupan perdagangan di bursa Wall Street dini hari tadi terjadi kenaikan yang signifikan (03/11). Bursa saham kembali mengalami kenaikan selama dua hari berturut-turut setelah ECB menurunkan suku bunga acuannya. Sementara itu Yunani diperkirakan tidak akan jadi mengadakan referendum dan akan menerima bantuan dari Uni Eropa.
Qualcomm Inc. mengalami kenaikan sebesar 7.5% setelah perusahaan memproyeksikan bahwa kenaikan penjualan akan lebih besar dari estimasi. Kraft Foods Inc. mengalami peningkatan harga saham sebesar 3.3% setelah menaikkan proyeksi penerimaannya. Estee Lauder mengalami kenaikan tajam sebesar 18%.
Indeks saham S&P 500 mengalami kenaikan sebesar 1.9% dan berakhir pada posisi 1261.15 poin. Selama dua hari perdagangan indeks ini mengalami kenaikan yang cukup baik yaitu sebesar 3.5%. Sementara itu indeks Dow Jones mengalami kenaikan sebesar 208.43 poin (1.8%) dan ditutup pada posisi 12044.47 poin.
Lihat Analisis Vibiz Research
Wednesday, November 2, 2011
Hong Kong Terpental Melemah oleh Kemungkinan Gagalnya Proses Penyelamatan Eropa
Kamis, 03 November 2011 08:47 WIB
(Vibiznews – Index) – Pada perdagangan di bursa Hong Kong pagi hari ini terjadi penurunan (03/11). Bursa saham Asia tidak mampu menghindar dari kekhawatiran mengenai kemungkinan gagalnya proses penyelamatan Eropa meskipun pada akhir perdagangannya dini hari tadi Wall Street ditutup menguat di tengah optimisme yang dinyatakan oleh Fed mengenai ekonomi AS. Bursa Jepang tutup untuk libur nasional.
Indeks berjangka hang seng untuk kontrak bulan November mengalami pembukaan melemah di posisi 19455 poin, membukukan penurunan sebesar 286 poin dari penutupan perdagangan kemarin. Indeks berjangka ini telah mengalami pergerakan yang makin lesu dan saat ini berada di posisi 19227 poin. Sementara itu indeks spot hang seng tampak mengalami penurunan sebesar 343.57 poin (1.74%) di posisi 19390.14 poin.
Saham-saham lapis biru di bursa Hong Kong tampak mengalami penurunan. Cheung Kong mengalami penurunan 2.6 hkd ke posisi 92.90 hkd. HSBC terpental ke posisi 66.35 hkd, membukukan pelemahan 1.1 hkd. Hang Seng Bank membukukan penurunan 0.45 hkd ke posisi 99 hkd. Henderson Land melemah 1.3 hkd menjadi 42.1 hkd.
Lihat Analisis Vibiz Research
(Vibiznews – Index) – Pada perdagangan di bursa Hong Kong pagi hari ini terjadi penurunan (03/11). Bursa saham Asia tidak mampu menghindar dari kekhawatiran mengenai kemungkinan gagalnya proses penyelamatan Eropa meskipun pada akhir perdagangannya dini hari tadi Wall Street ditutup menguat di tengah optimisme yang dinyatakan oleh Fed mengenai ekonomi AS. Bursa Jepang tutup untuk libur nasional.
Indeks berjangka hang seng untuk kontrak bulan November mengalami pembukaan melemah di posisi 19455 poin, membukukan penurunan sebesar 286 poin dari penutupan perdagangan kemarin. Indeks berjangka ini telah mengalami pergerakan yang makin lesu dan saat ini berada di posisi 19227 poin. Sementara itu indeks spot hang seng tampak mengalami penurunan sebesar 343.57 poin (1.74%) di posisi 19390.14 poin.
Saham-saham lapis biru di bursa Hong Kong tampak mengalami penurunan. Cheung Kong mengalami penurunan 2.6 hkd ke posisi 92.90 hkd. HSBC terpental ke posisi 66.35 hkd, membukukan pelemahan 1.1 hkd. Hang Seng Bank membukukan penurunan 0.45 hkd ke posisi 99 hkd. Henderson Land melemah 1.3 hkd menjadi 42.1 hkd.
Lihat Analisis Vibiz Research
Subscribe to:
Posts (Atom)