Monday, December 5, 2011

Kospi Berjangka Langsung Ambles Setelah Sempat Dibuka Positif

Senin, 05 Desember 2011 07:48 WIB

(Vibiznews - Index) - Pada perdagangan di bursa Korea Selatan pagi hari ini terjadi kenaikan untuk yang cukup signifikan (05/12). Awal minggu ini bursa Korea Selatan kembali terangkat menjelang pertemuan para petinggi Eropa yang akan dilangsungkan tanggal 9 mendatang. Diharapkan dalam pertemuan ini akan kembali dikeluarkan langkah-langkah yang dapat digunakan untuk mengatasi krisis keuangan di kawasan tersebut.

Saham-saham di bursa Korea Selatan tampak mengalami pergerakan yang beragam. Kor Exp mengalami penurunan sebesar 100 won menjadi 76100 won. Doosan melemah 500 won menjadi 151000 won. Yuhan mengalami peningkatan sebesar 1000 won ke posisi 131500 won. Daelim Industries mengalami peningkatan sebesar 1200 won ke posisi 99400 won.

Indeks berjangka Kospi 200 tampak bergerak turun setelah sempat dibuka menguat. Tadi pagi indeks berjangka ini dibuka pada posisi 253.40 poin, membukukan kenaikan sebesar 160 poin dari penutupan perdagangan akhir minggu lalu. Saat ini indeks kembali melemah ke posisi 252.00 poin. Indeks spot Kospi tampak mengalami peningkatan sebesar 5.70 poin (0.3%) dan berada pada posisi 1921.74 poin.

Wednesday, November 30, 2011

Kospi Melonjak Tinggi Ikuti Bursa Kawasan Asia Lainnya

Kamis, 1 November 2011 14:03 WIB

(Vibiznews - Indeks) - Seperti halnya bursa-bursa di kawasan Asia hari ini, bursa Korea turut ditutup menguat. Naiknya pergerakan bursa Korea juga disebabkan oleh adanya sentimen mengenai kebijakan bank-bank sentral dunia yang merespo ancaman menularnya krisis ekonomi Eropa dengan cara mengetatkan kebijakan moneter.

Indeks Kospi ditutup naik sebesar 3,72% menjadi 1916,18 basis poin. Sedangkan indeks berjangka mengalami kenaikan sebesar 11,4 poin menjadi 252,35 basis poin dengan level support sebesar 250,38 poin dan level resistant sebesar 253,19 poin.

Saham-saham yang mengalami kenaikan diantaranya ialah saham Daelim Industry naik 2,5% menjadi 98300 won, saham SALUM naik 4,8% menjadi 1420 won dan saham Yuyu Pharma naik 1% menjadi 5050 won.

Lihat Analisis Vibiz Research

Nikkei Menguat, Pengaruh Kebijakan Moneter Bank Sentral Dunia

Kamis, 1 Desember 2011 13:40 WIB

(Vibiznews - Indeks) - Bursa Jepang pada perdagangan hari ini (1/12) tercatat mengalami kenaikan oleh topangan situasi kondusif setelah bank-bank sentral dunia termasuk bank sentral Jepang berencana untuk melakukan kebijakan ketat dalam mencegah imbas krisis ekonomi Eropa. Selain itu, sentimen lainnya datang dari imbas naiknya data ADP non farm AS yang diumumkan semalam.

Indeks Nikkei naik sebesar 2,2% menjadi 8616,53 basis poin. Sedangkan indeks berjangka mengalami kenaikan sebesar 25 poin menjadi 8595 basis poin dengan level support sebesar 8578 poin dan level resistant sebesar 8677 poin. Indeks Topix menguat sebesar 1,8% menjadi 741,58 basis poin.

Saham-saham yang mengalami kenaikan diantaranya ialah saham Komatsu yang naik 6,5% menjadi 2018 yen, saham Hitachi Construction naik 6,8% menjadi 1416 yen dan saham Mitsubishi UFJ Financial naik 3,1% menjadi 338 yen.

Lihat Analisis Vibiz Research