Tuesday, November 1, 2011

Wall Street Terpukul Lagi oleh Rencana Referendum Yunani

Rabu, 02 November 2011 06:00 WIB

(Vibiznews - Index) - Pada penutupan perdagangan di bursa Wall Street dini hari tadi terjadi penurunan yang cukup signifikan (02/11). Bursa saham terpental melemah untuk dua hari berturut-turut di tengah kekhawatiran bahwa refrendum yang dilakukan di Yunani akan mengancam kelangsungan program pemberian bantuan di Eropa.

Indeks S&P 500 membukukan penurunan selama dua hari, terbesar dalam satu bulan belakangan. Seluruh industri dalam S&P 500 mengalami penurunan, dipimpin oleh sektor keuangan, energi dan industri.

Saham Citigroup Inc. dan Morgan Stanley mengalami penurunan tajam lebih dari 7.6% setelah pada perdagangan di Eropa sektor keuangan mengalami tekanan dan anjlok 6.2%.

Indeks S&P 500 mengalami penurunan signifikan sebesar 2.8% dan berakhir pada posisi 1218.28 poin dini hari tadi. Selama dua hari indeks ini mengalami penurunan sebesar 5.2%. Sedangkan indeks Dow Jones mengalami penurunan sebesar 297.05 poin (2.5%) dan ditutup pada posisi 11657.96 poin.


Lihat Analisis Vibiz Research

No comments: