Sabtu, 08 Oktober 2011 07:00 WIB
Pada penutupan perdagangan di bursa Wall Street dini hari tadi terjadi penurunan yang signifikan (08/10). Bursa saham AS melemah dan menghapuskan sebagian peningkatan mingguannya seiring dengan membesarnya kekhawatiran mengenai krisis utang Eropa yang akan memburuk. Kondisi ini berpengaruh dengan lebih besar dibandingkan hasil yang cukup mengesankan dari sektor tenaga kerja di AS.
Saham-saham sektor keuangan mengalami penurunan terbesar di antara sektor lain di dalam indeks S&P 500, turun 3.7%, setelah Fitch menurunkan rating kredit Italia dan Spanyol. Bank of America mengalami penurunan sebesar 6.1%, terbesar di dalam indeks Dow Jones, ke posisi 5.9 dolar. Goldman Saqchs Group mengalami penurunan 5.4% menjadi 92.69 dolar. JPMorgan Chase melemah 5.2%.
Indeks S&P 500 membukukan penurunan sebesar 0.8% dan ditutup pada posisi 1155.46 poin dini hari tadi. Sepanjang minggu indeks ini mengalami kenaikan 2.1%. Sementara itu indes Dow Jones mengalami penurunan tipis saja sebesar 20.21 poin (0.2%) di posisi 11103.12 poin.
Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting memperkirakan bahwa pergerakan bursa saham Wall Street masih berada dalam risiko penurunan meskipun juga akan mengalami koreksi yang bersifat rebound. Bursa Asia pada perdagangan minggu depan diperkirakan akan mengalami penurunan lagi seiring dengan akhir melemah di bursa saham Wall Street
No comments:
Post a Comment