Kamis, 29 September 2011 07:20 WIB
Pada perdagangan di bursa Korea Selatan terjadi penurunan yang cenderung signifikan (29/09). Bursa Korea Selatan terbentur kembali oleh kekhawatiran bahwa krisis keuangan Eropa akan gagal ditangani oleh para petingginya. Bursa saham Asia mengikuti penurunan yang terjadi di Wall Street dini hari tadi setelah selama 3 hari belakangan mengalami peningkatan yang signifikan.
Indeks berjangka Kospi 200 untuk kontrak bulan September terjadi penurunan yang cukup signifikan. Indeks berjangka ini dibuka melemah sebesar 135 poin pada posisi 222.95 poin. Indeks berjangka ini mengalami peningkatan dan saat ini berada di posisi 224.40 poin. Sementara itu indeks spot Kospi mengalami penurunan sebesar 10.74 poin (0.58%) di posisi 1712.35 poin.
Saham-saham di bursa Korea Selatan mengalami pergerakan yang melemah, terutama pada saham-saham lapis biru. Samsung Electronics membukukan penurunan sebesar 1000 won ke posisi 806000 won. Samsung Life melemah sebesar 300 won ke posisi 90500 won. Posco mengalami pelemahan sebesar 1500 won menjadi 366500 won.
Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting memperkirakan bahwa pergerakan indeks berjangka di bursa Jepang akan cenderung mengalami kenaikan meskipun terbatas. Kemungkinan besar indeks akan mengalami pergerakan pada kisaran 221.75 – 225.50 poin.
No comments:
Post a Comment